penghasilan sekarang - gaya hidup = masa depan

:D

jadiiiiii, mulai mengurangi gaya hidup yang gak penting, membuang variabel2 yang gak berkorelasi signifikan. menikmati hidup tetep boleh asal jangan berlebihan.. ingaaatt, diluar sana ada banyak orang yang bahkan membeli beras dan susu buat anaknya harus menangis perih!!

*kontemplasi pagi ini

hal apa yang bikin lo bete?

ceroboh. iya kadang gw benci ketika menyadari kecerobohan gw. terus gw mengutuk diri sendiri atas kecerobohan yang baru aja gw lakukan.

lagi bete?

banget. kadang capek plus pola pikir gw yang masih cetek sangat riskan fluktuatifnya. gw masih jauh banget dari teori, tetap elegant menghadapi masalah seekstrim apapun sikonnya..

well, but nooooww, yang jadi masalahnya, kecerobohan atau sabotase? ntahlah, yang jelas gw udah warning jangan! sebelumnya.. yeah its finally sangat sangat merugikan gw banget *matamelotot*. terus gw mau marah? minta ganti rugi? pengennya.. terkadang mungkin baik memberi sedikit “pengalaman” supaya lebih profesional dan bertanggung jawab lagi pada jobdesknya.. tapi ya sudahlah, mungkin malam ini gw sangat butuh banyak istighfar.. daaan banyak makan tentunya *lanjotngunyahpringles* :D

dan yang terpenting baca ulang tulisan gw sebelumnya, :)

tentang hikmah

jadiiii ceritanya begini„ seminggu yang lalu temen saya marah2. beliau merasa difitnah. menyaksikan live exclusive yang gag banget, tentu mempengaruhi image saya hari itu (?) even marahnya gak sama saya.

ofcourse tanpa diminta, saya yang bermimpi menjadi motivator (abaikan) sok wise banget menawarkan ceramah gak penting, gak ceramah juga sih cuma dua baris kalimat sakti (sayangnya hanya menurut saya, iyya saya bukan bagi temen saya, puas?), tentu setelah mengambil jeda dimana t=relatif :D, setelah mengasumsikan bahwa teman saya ini sudah mulai sanggup menghirup oksigen dengan normal. setelah memberi ruang pada hari ke hari berikutnya *kelamaan.

dan saya pikir adalah moment yang keren untuk mulai mensugesti alam sadarnya. sumpah saya benci perkelahian, benci permusuhan. alhamdulillah sudah lamaa tidak pernah menyaksikan apalagi tertarik melibatkan diri dalam hal2 demikian. setelah dua baris kalimat (sok) sakti itu terkirim, beberapa menit kemudian sebuah jawaban yang lebih sakti, mau-gak-mau harus diterjemahkan oleh otak saya “iya, kalau ngomong emang enak”. trus masak saya harus lompat dari menara eiffel, ke Paris aja belom pernah yang paling mungkin saya memilih foto2 buat dipamerin hahaa. iyah saya ngerti, saya sangaat paham kok.

andai saya diberi kesempatan untuk membalas jawaban yang lebih panjang lagi, pengen curhat. kalau saya sedang pengen di dzolimi, saya pengeen berdoa, saya pengeen do’a saya terkabul.. kata mr saya ketika seorang hamba sedang dekaat dengan Tuhannya, kemudian ia di dzolimi sungguh doanya langsung diangkat ke langit dan diIjabah oleh Allah (insyaAllah). atau bisa jadi melalui kamu di dzolimi itu, Allah sedang menghapus dosa2mu.

sungguh Allah Maha Mendengar, Maha Tahu. berhati-hatilah dengan ucapan, ekspektasi dan pikiran kita.. beberapa hari kemudian, saya (merasa) di dzolimi, sangat sakit, sampai2 sehabis sholat terbawa menangis. sungguh pada saat itu saya tidak ikhlas. saya ingin orang yang menzholimi saya juga merasakan apa yang saya rasakan. ahhh kenapa doa saya semurahan itu, kenapa saya tidak meminta kado yang lebih mahal, lebih exclusive? lagi2 saya belum bisa mengikhlaskan, ada bisikan bahwa dia tidak boleh sesuka hati begitu. karena ini lebih pada tanggung jawab saya ke orang lain, bukan hanya menyangkut saya. pihak ketiga inilah yang paling dikecewakan.

akhirnya apapun itu saya cuma bisa menyerahkan pada Allah, semoga Allah menguatkan hati sipihak ketiga. semoga ia yang (menurut saya) menzholimi saya segera menyadari bahwa ia tidak boleh berbuat seenak jidatnya (tuh kan belom ikhlas?)

sudah tahap ikhlas sekarang.. Alhamdulillah, Allah sudah mengijabah sebagian doa saya :). kalaupun belum anggap saja selayaknya sedang mengumpulkan point untuk ditukar dengan tiket kesurga. lebih keren bukan?

pesan moral : lebih berhati hatilah dengan sikap & ucapan kita terhadap orang lain, andai mereka merasa tersakiti dan tidak ridho, semoga doa mereka adalah tetap doa yg terbaik dikirim buat kita.

Tomorrow morning.. hahaa ntah kenapa (sok) yakin banget, suatu nanti akan menyambut pagi disini. Mungkin dalam rangka tugas belajar, atau menemani suami tugas belajar, atau mendampingi anak wisuda :D, atau sekedar plesiran (ngitung koin :D) atau mungkin dalam rangka tugas kehidupan lainnya.. amin ya Alloh :D
morning “sunshine”, pagi cerah di jum’at penuh berkah :)
*do’a ku di dhuha hari ini

Tomorrow morning..
hahaa ntah kenapa (sok) yakin banget, suatu nanti akan menyambut pagi disini. Mungkin dalam rangka tugas belajar, atau menemani suami tugas belajar, atau mendampingi anak wisuda :D, atau sekedar plesiran (ngitung koin :D) atau mungkin dalam rangka tugas kehidupan lainnya.. amin ya Alloh :D

morning “sunshine”, pagi cerah di jum’at penuh berkah :)

*do’a ku di dhuha hari ini